Minggu, 21 Juli 2013

Sudah Kepala Tiga Neh, Apa Yang Harus Saya Lakukan?



By : abdul rohim
Tgl. 23/6/2013

Ketika hadir tanggal dan bulan yang sama dihari kelahiran, kita menyebutnya sebagai ulang tahun. Banyak cara dalam masyarakat kita dalam merayakannya. Ada yang tiup lilin, potong tumpeng,  memberikan makanan ke tetangga, memberikan kado dan lain sebagai nya. Tapi ada juga masyarakat yang tidak begitu memperdulikan nya, menganggap masa bodoh terhadap apa yang terjadi dengan putaran waktu tersebut. Sebagian orang-orang tua jaman dulu bahkan tidak tau berapa tanggal dan bulan kelahirannya.

Bagi sebagian orang memang mengganggap penting perayaan ulang tahun itu. Bisa dikatakan juga bahwa indikator mencintai dan menyayangi itu diantaranya selalu ingat tanggal lahirnya. Kalau tidak percaya, coba saja tanyakan pada remaja kita. Mereka begitu hafal diluar kepala tanggal lahir ‘pacar’ nya ataupun hari jadi saling mencintai nya.

Kamis, 06 Desember 2012

Menulis Apa Yang Kita Lihat


By : Abdul Rohim (HS/06/12/2012)

Banyak orang yang mau belajar menulis, kemudian ujug-ujug berhenti dengan alasan lagi tidak ada inspirasi. Apakah itu bisa dijadikan alasan bagi seorang penulis? Tentu itu saya katakan kurang tepat, bahkan alasan yang mengada-ada.

Menulis Itu Perlu Konsisten

By : abdul Rohim (HS/07/12/2012)

Ternyata sulit juga ya menjaga konsistensi menulis itu. Terkadang malas sekali kalau kita mau menulis dalam jumlah kalimat yang banyak. Apalagi harus mensistematiskan alur pikiran antar paragraf. Wah tambah pusing tujuh keliling tuh.

Senin, 03 Desember 2012

Tiga Kata Ampuh Membangun Rumah Tangga Harmonis

Oleh : Abdul Rohim (11/11/2012)



Setiap orang pasti menginginkan rumah tangga nya bahagia. Kebahagian lahir dari pasangan yang mengerti dan bisa menempatkan peran nya secara benar. Bila seorang istri misalnya, tidak mengerti keadaan suami dan bisanya hanya memaksakan kehendak supaya suaminya bisa menuruti permintaanya, maka otomatis suami akan merasa tertekan. Begitupun sebaliknya, seorang suami yangmemperlakukan istrinya sewenang-wenang tanpa melihat kondisi istri maka yang terjadi bukanlah kebahagiaan akan tetapi penindasan.


Tahun Baru Hijriyah 1434 ; Evaluasi dan Semangat Berubah

Oleh : Abdul rohim (14/11/2012)




Pernah kah kita merenungkan tentang kecepatan waktu? Kalau belum pernah, cobalah sejenak luangkan waktu untuk berkontemplasi agar kita bisa lebih menghargai waktu. Hidup yang kita jalani sekarang bila kita pikirkan untuk beberapa tahun kedepan, memang seakan-akan begitu lama sekali, apalagi bila yang kita lewati itu hari-hari dimana kita punya cicilan hutang. Seakan tambah semakin lama kita menjalaninya. Padahal bumi dan matahari tetap dalam system peredaran nya, hanya perasaan kita saja yang merubah nya sedngkan waktu, perputarannya tetap.


Sabtu, 27 Oktober 2012

Memaknai Hari Raya Kurban


Oleh : ABDUL ROHIM

Hari raya idul adha yang sering disebut hari raya kurban. Tepatnya 26 Oktober 2012 . Hari raya kurban selaiknya menjadi refleksi dan aksi bagi seluruh elemen bangsa. Betapa tidak, hari raya kurban kali ini terjadi ditengah degraditas moral bangsa. Korupsi yang merajalela dan bahkan cenderung menjadi-jadi, dalam dunia pendidikan,  kita disuguhkan tontonan bagaimana pelajar dan mahasiswa saling bentrok yang mengakibatkan jatuhnya korban, berbagai kasus obat terlarang yang terus menjadi polemic, kekerasan yang  sering terjadi di tengah kehidupan berbangsa dan lain sebagainya.

Senin, 22 Oktober 2012

Quo Vadis Iksan huda?

Oleh :Abdul Rohim (Lampung Utara,04 April 2012 Pkl.21.00 WIB)


Pada hari minggu,1 Maret 2012 saya dating ke pondok pesantren nurul huda pringsewu dengan tujuan ziarah ke makam nya mbah romo yayi Abdullah sayuti alhaj yang memang pada hari itulah rencana haul yang ke-2 beliau dilaksanakan,Namun karena ada beberapa pertimbangan pihak panitia mengundurkan acara pelaksanaanya.Selain ziarah tentunya ‘sowan’ ke asatidz pesantren nurul huda sebagai bentuk ‘ta’dziman wa ikroman’ atas ilmu agama yang pernah diajarkan,dengan ini semoga ilmu yang didapat mendapat ‘barokah’ dan bermanfaat.Tujuan lain tentunya berkumpul dengan teman-teman seperjuangan dulu untuk berbagi kenangan atau hanya sekedar mengetahui kesibukan masing-masing,Dalam hal ini biasa kami menyebutnya ‘reoni’.